Gemuruh senja
Pasir basah sekuyup tapak menginjak
antara kaki ku dan sela jemari mu
Gemuruh di atas kepala mengundang mendung
Senja melamun jauh memandang kita dari ufuk sana
Tapian pantai berderu di golong ombak menggulung
Langit kelam mendorong mentari jatuh terlena
Panjang pendek
Di balik laku - apatis
Bukan laris - manis
Tapi gelagat - pikat
Serupa sikap - sekap
Menjadi rupa - warna
Watak manusia - ?
Bubar
Bubar bukan pisah
karana sekarang bulan puasa, Jalan jalan magrib berdua itu menyenangkan jika bersamamu.
Aku hanya melihat jalanan, pohon-pohon, langit-awan dan kamu.
Aku hanya merasakan angin yang memelukmu di belakangku seperti rasa yang kamu dorong ke depan, hingga merobek punggung sampai ke dadaku, jantungku.
Aku hanya melihat kilau cahaya dari kendaraan dalam lampu lampu jalan, juga cahaya wajahmu ku lihat dari pantul kaca spion keretaku.
Maka langit yang menguning kemerahan itu menjadi riuh dan kita menikmatinya.
Di sepanjang jalan



Keren bg dik
BalasHapus